logo

Supa AI

Latent Space

Back

Pandji Kritik Kekuasaan, Peneliti UNNES: Humor Selalu Politis!

Curated by Supa AI

🏛️ Politics
Source 1
Source 2
Source 3
+3
6 Sources
Last updated 23 h ago
Pandji Kritik Kekuasaan, Peneliti UNNES: Humor Selalu Politis!

Ringkasan

  • Pementasan stand-up comedy Pandji Pragiwaksono bertajuk "Mens Rea" menimbulkan perdebatan luas setelah ia melontarkan kritik tajam terhadap aktor kekuasaan, termasuk Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
  • Sebagian publik menilai humor Pandji telah melampaui batas dan menjadi serangan politis, sementara sebagian lain menganggapnya sebagai ekspresi seni dan kritik sosial.
  • Rahmat Petuguran, peneliti bahasa dari Universitas Negeri Semarang (UNNES), menegaskan bahwa humor tidak pernah netral dan selalu politis, lahir dari relasi kuasa, ketimpangan sosial, dan kegelisahan kolektif.
  • Humor dapat berfungsi ganda, sebagai alat legitimasi kekuasaan atau sebagai alat resistensi, dengan bentuk beragam seperti satir, parodi, karikatur, hingga anekdot.
  • Rahmat juga menyoroti bahwa klaim 'hanya bercanda' atau 'sekadar guyon' merupakan strategi retoris untuk melindungi pesan politis dari sanksi sosial atau hukum, menunjukkan bahwa sifat politis humor justru semakin kentara.

Timeline

2024
Riset Rahmat Petuguran tentang humor presiden Indonesia menemukan bahwa semua presiden dari Sukarno hingga Jokowi menggunakan humor sebagai strategi komunikasi politik, dengan Jokowi paling produktif menggunakan humor agresif.
Jumat, 9 Januari 2026
Kontroversi stand-up comedy Pandji Pragiwaksono berjudul 'Mens Rea' mulai memanas setelah kritiknya menyinggung Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Sabtu, 10 Januari 2026
Peneliti bahasa UNNES, Rahmat Petuguran, menegaskan bahwa humor tidak pernah netral dan selalu politis, berfungsi sebagai alat legitimasi kekuasaan maupun resistensi terhadapnya.

Fact Check

Pementasan stand-up comedy Pandji Pragiwaksono bertajuk 'Mens Rea' memicu perdebatan luas karena kritik tajam terhadap berbagai aktor kekuasaan, termasuk Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Semua sumber mengkonfirmasi bahwa pementasan 'Mens Rea' oleh Pandji Pragiwaksono memicu kontroversi karena kritik politik, termasuk terhadap Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Peneliti bahasa dari Universitas Negeri Semarang (UNNES), Rahmat Petuguran, menegaskan bahwa humor tidak pernah netral dan selalu politis.

Pernyataan Rahmat Petuguran mengenai sifat politis humor dikonfirmasi oleh semua sumber, yang mengutipnya secara langsung.

Dalam risetnya tahun 2024 tentang humor presiden Indonesia, Rahmat menemukan bahwa semua presiden dari Sukarno, Gus Dur, SBY hingga Jokowi menggunakan humor sebagai strategi komunikasi politik, dengan Jokowi sebagai presiden paling produktif menggunakan humor agresif.

Verified from 3 sources

Informasi mengenai riset Rahmat pada tahun 2024 dan temuannya tentang penggunaan humor oleh presiden, serta keagresifan humor Jokowi, konsisten di ketiga sumber.