Pandji Kritik Kekuasaan, Peneliti UNNES: Humor Selalu Politis!
Curated by Supa AI
Ringkasan
- Pementasan stand-up comedy Pandji Pragiwaksono bertajuk "Mens Rea" menimbulkan perdebatan luas setelah ia melontarkan kritik tajam terhadap aktor kekuasaan, termasuk Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
- Sebagian publik menilai humor Pandji telah melampaui batas dan menjadi serangan politis, sementara sebagian lain menganggapnya sebagai ekspresi seni dan kritik sosial.
- Rahmat Petuguran, peneliti bahasa dari Universitas Negeri Semarang (UNNES), menegaskan bahwa humor tidak pernah netral dan selalu politis, lahir dari relasi kuasa, ketimpangan sosial, dan kegelisahan kolektif.
- Humor dapat berfungsi ganda, sebagai alat legitimasi kekuasaan atau sebagai alat resistensi, dengan bentuk beragam seperti satir, parodi, karikatur, hingga anekdot.
- Rahmat juga menyoroti bahwa klaim 'hanya bercanda' atau 'sekadar guyon' merupakan strategi retoris untuk melindungi pesan politis dari sanksi sosial atau hukum, menunjukkan bahwa sifat politis humor justru semakin kentara.
Timeline
Fact Check
Pementasan stand-up comedy Pandji Pragiwaksono bertajuk 'Mens Rea' memicu perdebatan luas karena kritik tajam terhadap berbagai aktor kekuasaan, termasuk Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Verified from 4 sources
Semua sumber mengkonfirmasi bahwa pementasan 'Mens Rea' oleh Pandji Pragiwaksono memicu kontroversi karena kritik politik, termasuk terhadap Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.
Peneliti bahasa dari Universitas Negeri Semarang (UNNES), Rahmat Petuguran, menegaskan bahwa humor tidak pernah netral dan selalu politis.
Verified from 4 sources
Pernyataan Rahmat Petuguran mengenai sifat politis humor dikonfirmasi oleh semua sumber, yang mengutipnya secara langsung.
Dalam risetnya tahun 2024 tentang humor presiden Indonesia, Rahmat menemukan bahwa semua presiden dari Sukarno, Gus Dur, SBY hingga Jokowi menggunakan humor sebagai strategi komunikasi politik, dengan Jokowi sebagai presiden paling produktif menggunakan humor agresif.
Verified from 3 sources
Informasi mengenai riset Rahmat pada tahun 2024 dan temuannya tentang penggunaan humor oleh presiden, serta keagresifan humor Jokowi, konsisten di ketiga sumber.
Sources
Komika Pandji Kritik Kekuasaan, Peneliti Bahasa UNNES: Humor Memang Politis
Komika Pandji Kritik Kekuasaan, Peneliti Bahasa UNNES: Humor Memang Politis Kabar Politik Terkini dan Terpercaya Indonesia Lingkar.co.
Komika Pandji Kritik Kekuasaan, Peneliti Bahasa UNNES: Humor Memang Politis
Komika Pandji Kritik Kekuasaan, Peneliti Bahasa UNNES: Humor Memang Politis Kabar Politik Terkini dan Terpercaya Indonesia Lingkar.co.
Kontroversi Stand Up Pandji, Peneliti Bahasa UNNES: Humor Memang Selalu Politis
Humor biasanya ditulis dalam beberapa jenis skrip. Skrip tersebut dikembangkan dari asumsi, pengetahuan umum, dan kegelisahan bersama.
Tawa yang Menggugat, Rahmat Menilai Mens Rea Pandji Menguji Batas Politik, Kekuasaan, dan Demokrasi - Akurat Jateng
Rahmat menemukan bahwa humor selalu digunakan dalam konteks kekuasaan, baik untuk memperkuat dominasi maupun untuk melawannya.
Ternyata Kritikan Pandji Bisa Bikin Indonesia Tetap Sehat
Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI), KH Cholil Nafis menyebut kritikan yang disampaikan komika Pandji Pragiwaksono yang belakangan menuai sorotan...
Komika Pandji Kritik Kekuasaan, Peneliti Bahasa UNNES: Humor Memang Politis
Komika Pandji Kritik Kekuasaan, Peneliti Bahasa UNNES: Humor Memang Politis Kabar Politik Terkini dan Terpercaya Indonesia Lingkar.co.