logo

Supa AI

Latent Space

Back

2026: Oposisi Mati di Tangan Koalisi Permanen?

Curated by Supa AI

🏛️ Politics
Source 1
Source 2
Source 3
+1
4 Sources
Last updated 9 h ago
2026: Oposisi Mati di Tangan Koalisi Permanen?

Ringkasan

  • Erik Ardiyanto, Dosen Universitas Paramadina, menyoroti fenomena "Koalisi Permanen" di bawah Presiden Prabowo Subianto pada triwulan pertama 2026.
  • Konsolidasi elite partai ini bertujuan menciptakan "Persatuan Nasional" dan stabilitas ekstrem untuk menghadapi tantangan global, namun berisiko mematikan fungsi pengawasan demokrasi.
  • Koalisi permanen dikhawatirkan mengaburkan perbedaan antara partai pemerintah dan oposisi, mengubah checks and balances menjadi artefak sejarah.
  • Fenomena ini dianalisis menggunakan teori Kartel Politik Katz dan Mair (1995), di mana partai berkolaborasi untuk distribusi sumber daya negara.
  • "Negara partai" yang terbentuk menyatukan kepentingan elite partai dengan struktur kekuasaan negara, meredam kritik di parlemen.

Timeline

Minggu, 11 Januari 2026
Dosen Universitas Paramadina, Erik Ardiyanto, menerbitkan opini mengenai fenomena 'Koalisi Permanen' di Indonesia.

Fact Check

Memasuki triwulan pertama tahun 2026, wajah politik Indonesia menampilkan anomali di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto.

Verified from 1 sources

Fakta ini disajikan sebagai latar belakang utama dalam analisis Erik Ardiyanto, menunjukkan kondisi politik terkini.